Minggu, 04 November 2012

Aku Menyebutnya Sebagai Rindu

di dada ku ada gumpalan salju
aku tak berharap kau percaya
aku menyebutnya
sebagai rindu

di punggungku ada batu
aku tak berharap kau percaya
aku meyebutnya
sebagai rindu

di mataku ada debu
aku tak berharap kau percaya
aku menyebutnya
sebagai rindu

pernah aku memetik
senyummu berdebu di dedaunan
namun hujan sirnakan debu
hingga aku menggetar menggigil
kau mungkin tak percaya
aku menyebutnya
sebagai rindu

Jakarta, 7 Oktober 2009

Tidak ada komentar:

Posting Komentar