bulan Ramadhan kali ini
selayaknya kita belajar pada seekor ulat
mahluk menjijikkan
hama perusak yang layak dimusnahkan
namun suatu ketika dia mampu berproses
dan mengubah diri
meninggalkan kepompong, menjadi kupu-kupu
mahluk indah yang dicintai banyak orang
mahluk yang turut membantu penyerbukan
dalam proses keberlangsungan kehidupan
namun
haruskah kita menelorkan ulat-ulat baru
seperti halnya kupu-kupu?
Jakarta, 20 Agustus 2009
Tidak ada komentar:
Posting Komentar