Minggu, 04 November 2012

Untuk Sang Pemimpi (2)

Mungkin waktu kan terus berlalu, membawa buih-buih pergi menjauh
Dan manusia hanyalah butir pasir berserak di hamparan zaman,
yang mengikuti kemana angin takdir berhembus.
Dan mungkin waktu melapukkan batu, membuat besi menjadi karat;
Mengubah dunia menjadi tidak seperti yang kita kira dan angankan.

Bukankah dunia itu misterius?
Selalu ada rahasia yang tersembunyi, menantang untuk ditemukan
Puzzle-puzzle kecil yang berserak menunggu untuk dikumpulkan,
Dibaca dan ditelaah maknanya
Dunia itu menarik, kompleks, rumit tapi berwarna
Selalu ada kejutan-kejutan kecil di setiap langkah

Akan kenangan saat mimpi-mimpi bersemi semerbak,
dan akan kenangan saat mimpi-mimpi terhempas berkeping di jalan berlubang
dan kau ada di sana sebagai sahabat yang memahami segala keluh kesah.
Atas kebaikan yang mungkin tidak kau sadari,
oleh sekedar canda yang membuat hidup ini lebih memiliki arti
menjauhkan rasa nyeri sedari

Seperti sebuah musim
Adakalanya badai salju membekukan hati
Adakalanya keindahan cinta bersemi
Adakalanya kemarau mengeringkan rasa

Kepakkan sepasang sayapmu
Kokohkan jejak langkahmu
Gapai segala angan yang menjelma dihati
Panjat suci doaku kan selalu menyertaimu

Hari ini kuingin ada sebuah kebahagiaan
Terpancar dari bening sorot matamu
Saat kuucapkan tulus dari palung hati yang terdalam
Selamat Ulang Tahun …

10 September 2007

Tidak ada komentar:

Posting Komentar