detik berganti
dengan atau tanpa kau beri makna
hari berlari
dengan atau tanpa pedulimu
tahun berlalu
dengan atau tanpa baktimu
rentang waktu
terkadang membuat lupa
bahwa kita tak lagi belia
terkurung dalam raga yang kian renta
rentang waktu
terkadang membuat sadar
bahwa kita hanya manusia
yang tak punya apa-apa
selain jasad yang tak berguna
rentang waktu
membuat kita percaya
bahwa Tuhan tidak melihat harta dan rupa
melainkan hati yang ada di dalam dada
wahai sang pemimpi….
kuharap engkau belumlah petang berwarna merah jingga
yang hanya duduk membatu menatap dentang usia
kuharap engkau tak pernah berhenti cemburu
pada tegar rembulan bersinar terang
pada bentang samudera penampung segala
pada debur ombak yang tak henti bergerak
pada semburat fajar yang tak pernah ingkar
engkau sejatinya adalah pelukis masa dan kisah
engkau sejatinya adalah pelita ruang dan waktu
bagai senyum berpendar dengan beribu kunang-kunang
hingga malam tak lagi gulita
cibitung, 10 september 2008
Tidak ada komentar:
Posting Komentar